Archive | January, 2011

Retak,,,,

15 Jan

Sepasang kekasih yang melakukan pacaran yang dilarang agama itu sebelum menikah penuh kemesraan, bercakap pun lemah-lembut dan kalau berlaku kesilapan kecil mudah sekali dimaafkan, tetapi lain halnya setelah menikah.

Setelah menikah rumah tangga senantiasa di alam pergesaran, kadang-kadang dalam sehari berulang kali bertengkar, terkadang pertengkaran terus berlarut walaupun telah memperoleh anak dan kadang-kadang sampai beranak sepuluh pun masih tak habis-habis, hingga muka pun sudah mulai berkerut, namun masih belum menemui jalan penyelesaian, akhirnya anak-anak sendiri mengikuti perangai kedua orang tuanya.

Tidak payah memeras otak untuk mencari sebab mengapa hal ini berlaku, tidak perlu ditulis kajian demi kajian untuk mencari rumusan tentang penyebabnya, puncak utamanya ialah HILANG RASA,,,,,,,

 

Ya Allah,,,

Dalam perjalanan yang belum terhenti ini, jalan selangkah yang lalu, penuh dosa dan noda, silih berganti antara godaan dan keinsyafan,,,,layakkah aku dalam rahmatMu,,,dibawah lembayung rahmatMu,,,walau seringkali godaan memburu seringkali itu jua keinsyafan berbisik dihati,,,,

Ya Allah,,,

Ku merayu dimalam hari,,,menagih ampunan dan kasih sayangMu, setiap saat masa yang berlalu, walu seribu yang memberikaku kasih, tidak kan sama kasih sayangMu

Ya Robbi,,,

Dengarlah rayuanku sayup-sayup berbisik dimalam yang hening, bertemankan cahaya bulan, sinaran bintang yang memancar, mengharapkan do’aku bertaut dalam restuMu,,,,

Ya Rahman, Ya Rohim,,,

Kusadari cinta manusia cuma setitis dari selautan cintaMu,,,janganlah kasih yang setitis didalam hati ini, melalaikan daku dari mengingatMu, pautkanlah daku pada cinta dan rahmatMu agar daku tidak tenggelam dalam fitnah dan ujian duniawi,,,,,,,

 

Advertisements

Surat Cinta

13 Jan

Surat ini kutujukan untuk diriku sendiri serta sahabat-sahabat tercintaku yang Insya Allah tetap mencintai Allah dan RosulNya diatas segalanya, karena hanya cinta itu yang dapat mengalahkan segalanya, cinta hakiki yang membuat manusia melihat segalanya dari sudut pandangnya yang berbeda, lebih bermakna dan indah.

Surat ini kutujukan untuk hatiku dan hati sahabat-sahabat tercintaku yang kerap kali terisi oleh cinta selain dariNya, yang mudah sekali terlena oleh indahnya dunia, yang terkadang melakukan segalanya bukan karenaNya, lalu diruang hatinya yang kelam merasa senang jika dilihat dan dipuji orang, entah dimana keikhlasannya. Maka saat merasa kekecewaan dan kelelahan karena perkara yang dilakukan tidak sepenuhnya berlandaskan keikhlasan, padahal Allah tidak pernah menanyakan hasil. Dia akan melihat kesungguhan dalam berproses.

Surat ini kutujukan pula untuk jiwaku dan jiwa sahabat-sahabat tercintaku yang mulai lelah menapaki jalanNya ketika sering kali mengeluh, merasa dibebani bahkan terpaksa untuk menjalankan tugas yang sangat mulia. Padahal tiada kesakitan, kelelahan serta kepayahan yang dirasakan oleh seorang hamba melainkan Allah akan mengampuni dosa-dosanya.

Surat ini kutujukan untuk roh-ku dan roh sahabat-sahabat tercintaku yang mulai terkikis oleh dunia yang menipu, serta membiarkan fitrahnya tertutup oleh maksiat yang dinikmati, lalu dimanakah kejujuran diletakan? dan kini terabailah sudah nurani yang bersih, saat ibadah hanyalah sebagai rutinitas belaka, saat jasmani dan fikiran disibukan oleh dunia, saat wajah menampakan kebahagiaan yang penuh kepalsuan. Coba lihat disana,,,,!! Hatimu menangis dan meranakah,,,???

Surat ini kutujukan untuk diriku dan diri sahabat-sahabat tercintaku yang sombong, yang terkadang bangga pada dirinya sendiri. Sungguh tiada satu pun yang membuat kita lebih di hadapanNya selain ketakwaan.

Padahal kita menyadari bahwa tiap-tiap jiwa akan merasakan mati, namun kita masih bergelut terus dengan kefanaan. Surat ini kutujukan untuk hatiku dan hati sahabat-sahabat tercintaku yang mulai mati, saat tiada getar ketika asma Allah disebut, saat tiada sesal ketika kebaikan berlalu begitu saja, saat tiada rasa takut padaNya ketika maksiat dilakukan, dan tiada merasa berdosa ketika menzhalimi diri sendiri dan orang lain.

Akhirnya surat ini kutujukan untuk jiwa yang masih memiliki cahaya meskipun sedikit, jangan biarkan cahaya itu padam. Maka terus kumpulkan cahaya itu  hingga ia dapat menerangi wajah-wajah di sekeliling, memberikan keindahan Islam yang sesungguhnya hanya dengan kekuatan dariNya.

 

Kita Layak Jadi Orang Miskin

13 Jan

Kemiskinan merupakan keadaan yang tidak disukai oleh semua orang, kemiskinan mewabah dan menggurita di negeri ini. Kemiskinan layaknya jaringan rantai berputar tak berujung, di antara kita berteriak dan berseloroh bahwa kita harus memberantas kemiskinan, kenyataannya, kita menyukai kemiskinan itu sendiri, kita bercumbu dan bermesraan dengan kemiskinan dalam keseharian. Dimungkiri??? tidak. Ini kenyataan. Kita layak jadi orang miskin, kita malas, kita peminta-minta, kita konsumtif dan kita bodoh.

Malas sebenarnya bukanlah penyakit baru pada abad milenia ini, malas merupakan penyakit yang sudah berusia ribuan tahun, malas tidak ada obatnya, hanya diri sendiri yang mampu melawannya, malas terlahir oleh banyak faktor diantaranya mentalitas, kemalasan terlahir dari diri yang biasa dimanjakan, enggan melakukan sesuatu yang susah memilih sesuatu yang mudah, enggan bekerja sebab bekerja berarti berkeringat, berkeringat berarti capek, diantara kita lebih berpangku tangan dan memilih bersantai ria. Apa kita tidak layak  jadi orang miskin?

Peminta-minta, diantara kita lebih senang meminta dari pada memberi, sifat ini pun terlahir dari banyak faktor diantaranya sekali lagi mentalitas. Ironisnya, pada era sekarang ini meminta merupakan pekerjaan biasa dan bukan sesuatu yang memalukan, malah ia mewabah dan menjadi profesi. Si miskin lebih suka meminta dijalan-jalan atau dari rumah kerumah dan menolak untuk bekerja, alasannya lapangan pekerjaan susah. Banyak PR besar untuk negeri ini, pejabat lebih suka meminta segala kebutuhan tektek bengeknya dari anggaran negara atau daerah dengan menghabiskan anggaran orang miskin. Seribu satu alasan legitimasi terciptakan untuk memuluskan mentalitas meminta-minta. Apa kita tidak layak jadi orang miskin?

Konsumtif, coba perhatikan disekitar kehidupan kita dan keseharian kita, makanan, pakaian, barang-barang dirumah dan lain-lain, berapa persen yang kita konsumsi sesuai dengan kebutuhan kita? atau lebih banyak kita konsumsi karena keinginan kita? makanan tidak perlu mewah tapi cukup memenuhi gizi, pakaian tidak berlebihan tapi sopan. Konsumsi kita terhadap produk-produk lebih didominasi rasa prestisius dan gengsi tidak mempertimbangkan banyak faktor. Apa kita tidak layak jadi orang miskin?

Bodoh, barang siapa menghendaki kehidupan dunia hendaklah dengan ilmu, barang siapa menghendaki kehidupan akhirat hendaklah dengan ilmu, barangsiapa menghendaki keduanya hendaklah dengan ilmu, tidak peduli sekaya apapun negeri ini, tidak peduli sebanyak apa warisan dari orang tua kita, kalau kita bodoh pasti semua akan habis atau diakalin orang. Harga suatu kebodohan adalah membuat kita miskin. Tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang lahat. From the beginning of the life until the end of life. Thalabul ‘ilmi madal hayah. kalau kita bodoh, apa kita tidak layak jadi orang miskin?

Setiap orang ingin mengubah keadaan ini tapi hanya sebatas keinginan saja tidak diikuti pergerakan, sementara perubahan akan hanya terjadi jika diikuti pergerakan, dengan kata lain sebuah pepatah mengatakan, kita lebih senang membicarakan khasiat jamu tapi tidak mau meminumnya.

 

Humor Suami-Istri

12 Jan

Kali ini saya ingin menyisipkan cerita berupa humor yang menjadi salah satu cermin dari warna-warni hidup kita, humor itu serius lho, dengannya kita tidak hanya terbahak tetapi juga bisa tercenung, tertohok, tersentuh, terangguk-angguk, dengan kata lain, dibalik humor enggak melulu just kidding yang penuh kelucuan, tetapi juga mengandung hikmah, pesan moral dan  mutiara kehidupan. Oke dech,,,,yuk kita simak humor-humor suami istri dibawah ini,,,,,,,

Pengakuan

Onah duduk dengan kepala tertunduk di depan orang tuanya, ia baru saja memberi pengakuan bahwa ia tengah mengandung. Ibunya sangat marah, “siapa si brengsek yang berani melakukan itu padamu….?!”

Onah dengan ketakutan menelepon pacarnya, tak lama kemudian datanglah sebuah mobil sport merk terkenal berhenti didepan rumahnya, seorang pria mengenakan setelan jas mahal turun dari mobilnya, ia menemui orang tua Onah dan berkata “Onah menelepon saya mengenai masalah kehamilannya, saya minta maaf belum bisa menikahinya sekarang, tapi jangan khawatir saya akan bertanggung jawab, saya akan membiayainya seumur hidupnya, juga kalau bayinya sudah lahir, saya akan memberikan rumah, toko, pabrik, dan deposito di bank, tapi kalau Onah mengalami keguguran, apa yang bapak dan ibu berharap saya lakukan?”

semua mendadak terdiam, sang bapak yang dari tadi belum mengeluarkan sepatah kata pun berdiri, ia mendekati sang pria itu, sambil menepuk pelan pundaknya sang bapak berkata “kamu boleh mencobanya sekali lagi,,,,,,,,,,,,,”

  • Harta memang menyilaukan, sampai kerap membuat orang lupa daratan, lupa etika, lupa moral, seolah apapun dapat terbeli dengan uang, terjawab dengan materi. Relasi pernikahan yang semata didasarkan pada materi adalah relasi yang timpang. Pernikahan merupakan gabungan antara cinta kasih, tanggung jawab dan komitmen.

 

Malam Pertama

Setelah cuti seminggu sebagai pengantin baru, Joko dan Jono bertemu disebuah kafe untuk makan malam. Jono menggoda Joko dengan menanyakan pengalaman pertamanya, Joko menunduk lesu dan berkata “mimpi buruk Jon,,,,!” Jono kaget, “lho emangnya kenapa? ada yang gak beres?” Joko mengangguk, “kebiasaan lamaku kebawa-bawa, sebelum nikah aku kan suka ‘jajan’ setelah selesai terus bayar, nah pada malam pertama sama istriku, aku gak sadar setelah selesai aku ngasih uang ke istriku”. Jono terperanjat, “wah,,,,! terus gimana…? istrimu marah besar dong,,,,?” Joko makin sedih, “justru itu,,,istriku nggak marah sama sekali,,,,,!” Jono bingung, “kalau begitu, kenapa kamu bilang itu mimpi buruk dong,,,? kan istrimu nggak marah, lagian namanya juga kebiasaan kan?. Joko menarik nafas, “justru ini yang jadi mimpi buruku, istriku malah ngasih uang kembalian,,,,,!!!!!”.

  • Segala sesuatu kalau sudah  menjadi kebiasaan memang sulit untuk diubah, maka hati-hatilah dengan perilaku buruk, jangan dibiasakan, sebelum jadi kebiasaan, jauhilah…!

 

Obrolan Orang Mati

Adun dan Mamat meninggal dunia, mereka bertemu dialam baka, terjadilah obrolan ini.

“bagaimana kamu mati Dun,,,,?” tanya Mamat.

“aku mati membeku” jawab Adun.

“o ya? mengerikan, bagaimana rasanya mati membeku?”

“sangat tidak nyaman, mula-mula tubuh menggigil kedinginan, gigi gemerutuk hebat, seluruh jari tangan dan kaki terasa kaku dan sakit, tapi tak lama kemudian terasa tenang sekali, semua rasa sakit hilang, tubuh seolah melayang, seperti orang tertidur, kamu sendiri mati karena apa?”

“aku mendapat serangan jantung” kata Mamat

“bagaimana ceritanya?’

“aku sudah lama mendengar istriku selingkuh, suatu hari aku sengaja pulang tanpa diduga-duga, aku langsung kekamar tidur, dan menemukan ia sedang terlentang sendirian telanjang, aku mencium ada yang tidak beres, aku segera lari kedapur, tapi tidak ada orang yang sembunyi disana, aku lari keruang bawah, disana pun tidak ada siapa-siapa, aku lari keloteng, begitu sampai disana aku mendapat serangan jantung dan mati”

“sungguh ironis….!” gumam Adun sambil mengeleng-geleng kepala.

“apa maksudmu,,,?”

“seandainya kamu mencari kedalam lemari es, mungkin kita berdua masih hidup,,,,!!!”

 

  • Selalu ada “seandainya” dalam hidup ini, ada senadainya yang produktif yaitu seandainya dalam kerangka mengantisipasi masa depan, tapi ada juga seandainya kontraproduktif, yaitu seandainya berkenaan dengan masa lalu; senadainya dulu saya begini, seandainya dulu saya begitu, tidak produktif karena itu toh bukan kenyataan, tidak menyisakan apa-apa kecuali penyesalan, jadi buat apa dipikirkan, bukan,,,,?

Makna dan Arti Kehidupan

11 Jan

Hidup untuk mempersembahkan segala yang terbaik,,,,,yaitu yang bermakna untuk dunia dan berarti untuk akhirat, bukan mudah untuk mewujudkan kata-kata tersebut, tidak semudah untuk mengetik huruf-huruf dan bersatu menjadi rangkaian kalimat yang indah. Seringnya yang terjadi pincang, bilamana terbaik untuk dunia, rupanya tidak demikian untuk akhirat. Juga bila dirasakan terbaik untuk akhirat, hal-hal dunia tidak, perlu mempersembahkan yang terbaik apa jua yang diperbuat, karena dunia hanya bersifat sementara, kebermaknaan kehidupan dunia adalah kelangsungan yang berarti untuk akhirat yang kekal abadi.

Untuk menjadi insan yang dapat mempersambahkan yang terbaik tidak memerlukan hal yang bagus-bagus belaka, juga tidak memerlukan pengorbanan yang begitu besar karena hakikatnya manusia penuh dengan kepincangan, hanya perlu satu tekad dan sejumlah istiqamah, lantaran bila ada kedua intipati ini segala hal akan menghasilkan yang terbaik untuk dunia dan akhirat.

Kehidupan ini mempunyai seribu satu arti dan makna. Kehidupan ini tidak semudah yang disangka oleh golongan yang sambil lalu dan tidak sesusah yang disangka oleh golongan yang tamak dan bergantung kepada dirinya semata-mata. Manusia yang lalai dari hakikat dirinya yang sekedar seorang hamba kepada Tuhannya, secara tidak langsung akan menghadapi kesulitan dalam berinteraksi dengan kehidupan itu sendiri, ini karena apa yang dicari hanyalah kepuasan nafsu diri, kelezatan yang memberi manfaat kepada kepentingan diri sendiri tanpa menghayati makna kehidupan yang lebih sempurna

Hidup ini ibarat suatu pelajaran, ia bermula tanpa pernah dipinta dan akan berakhir dengan tanpa pernah diduga. Dibalik sebuah perjalanan yang bernama kehidupan, ada sebuah pengertian yang perlu dihayati, dan sebuah tujuan hakiki yang perlu dilaksanakan. Orang yang hidup tanpa memahami hakikat kehidupan sebenarnya akan tersiksa dalam menanggung onak dan duri dalam kehidupan ini dan jiwanya akan merasa kosong. Hidup dalam sebuah kehidupan yang penuh kepalsuan dan kesamaran akan mati dalam sebuah kematian yang penuh dengan penyesalan. Dalam hidup ini tujuan hidup merupakan suatu intipati yang amat penting, seseorang yang hidup tanpa tujuan bukan saja akan merasa kekosongan, tetapi juga merasakan kesamaran dan terus merasakan kerugian dengan usia dirinya sendiri.

Demi sebuah kehidupan yang bahagia, seseorang perlu mempunyai sebuah tujuan dibalik kehidupannya agar ia tahu apa yang ia perlu lakukan dalam hidup ini dan tidak mati dalam keadaan sia-sia.

 

Sekilas Mutiara Kata:

“Siang itu terang, jangan gelapkan dengan dosa,,,,, malam itu panjang, jangan pendekan dengan tidur,,,,, manfaatkan masa muda dengan menjadi taqwa sebagai perahu, iman sebagai nahkoda dan tawakal sebagai layarnya,,,,,”

Menuju Bahtera Hidup

10 Jan

Pedoman menjalani kehidupan yang semakin menantang di zaman sekarang:

1. Ketika Mencari Calon

Janganlah mencari isri, tapi carilah ibu bagi anak-anak kita. janganlah mencari suami tapi carilah ayah bagi anak-anak kita.

2. Ketika Melamar
Anda bukan sedang meminta kepada orang tua/wali si gadis, tetapi meminta kepada Allah melalui orang tua/wali si gadis.

3. Ketika Akad Nikah
Anda berdua bukan menikah dihadapan penghulu, tetapi menikah dihadapan Allah.

4. Ketika Resepsi Pernikahan
catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendo’akan anda, karena anda harus berfikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila anda berfikir untuk BERCERAI karena menyia-nyiakan do’a mereka.

5. Ketika Malam pertama
Bersykur dan bersabarlah, anda adalah sepasang anak manusia dan bukan sepasang malaikat.

6. Selama menempuh hidup berkeluarga
Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan yang bertabur bunga, tetapi juga semak belukar yang penuh onak dan duri.

7. Ketika biduk rumah tangga goyang
janganlah saling melepas tangan, tetapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan.

8. Ketika belum memiliki anak
cintailah isteri atau suami anda 100%

9. Ketika telah memiliki anak
Jangan bagi cinta anda kepada (suami) isteri dan anak anda, tetapi cintailah isteri atau suami anda 100% dan cintai anak-anak masing-masing 100%.

10. Ketika ekonomi keluarga merudum
Yakinlah bahwa pintu rezeki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan tingkat ketaatan suami dan isteri.

11. Ketika ekonomi berkembang
Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita.

12. Ketika anda adalah suami
Boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila isteri memerlukan pertolongan anda.

13. Ketika anda adalah isteri
Tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.

14. Ketika mendidik anak
Jangan pernah berfikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anaknya, karena tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak.

15. Ketika anak bermasalah
Yakinilah bahwa tidak adak seorang anak pun yang tidak mau bekerja sama dengan orang tua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orang tuanya.

16. Ketika ingin aman dan harmonis
Gunakanlah: ketaqwaan, kasih sayang, ksetiaan, komunikasi dialogis, keterbukaan, kejujuran, kesabaran, dan asas dari semua perkara adalah keikhlasan dan mardhotillah.

Benarkah Cemburu Virus Cinta,,,,

9 Jan

Kata orang cemburu dapat menjadi bumbu perkawinan. Namun jika tidak cepat disikapi, cemburu dapat berubah jadi “virus” yang dapat menghancurkan perkawinan.

Orang sering mencampuradukan antara cemburu dan iri. Rasa iri muncul jika seseorang merasa kurang jika dibandingkan dengan orang lain dan berharap memiliki kualitas, kesuksesan atau apa-apa yang dimiliki orang yang membuatnya iri tersebut. Iri terdiri atas rasa rendah diri, kerinduan, kebencian terhadap situasi, niat jahat terhadap orang yang diirikan tapi disertai rasa bersalah, motivasi untuk memperbaiki diri, hasrat untuk memiliki ciri orang yang diirikan dan tak mau mengakui perasaan tersebut.

Sebaliknya cemburu muncul dalam konteks hubungan yang sangat dekat ketika kita takut kehilangan seseorang karena adanya pesaing, hubungan itu sendiri sangat penting bagi kepercayaan diri kita. Cemburu terdiri atas rasa takut kehilangan orang yang dicintai, rasa cemas, curiga atau marah atas kemungkinan penghianatan, harga diri rendah, sedih jika kehilangan, merasa tidak pasti dan kesepian, takut kehilangan orang yang dicintai dan sikap tidak percaya.

Rasa cemburu itu sendiri seperti juga cinta, adalah suatu gejala yang universal, suatu pengalaman yang wajar dan manusiawi karena mengandung unsur emosi yang tak dapat dipisahkan dari manusia. Cemburu dalam kadar yang wajar dapat dianggap sebagai bumbu yang memberi “warna” dalam suatu perkawinan. Sebagai bumbu, sikap cemburu bisa diambil sisi positifnya, misalnya dapat berguna sebagai alarm yang dapat memotivasi seseorang untuk meninjau kembali perasaan dirinya pada pasangannya.

Namun beberapa kasus, cemburu dapat berubah menjadi “virus” yang dapat menghancurleburkan suatu perkawinan, terutama saat cemburu telah berubah menjadi suatu obsesi yang perlu lebih diwaspadai, seperti yang terjadi  pada orang dengan perasaan rendah diri yang berlebihan, karena merasa tidak aman maka orang tersebut terus menerus dilanda rasa takut kalau-kalau orang yang dicintai akan berpaling pada orang yang memiliki kelebihan dibandingkan dirinya, atau merasa waswas menjadi kalah bersaing dengan orang lain.

Bukan saja suami yang dilanda perasaan cemburu, istri pun demikian, sebuah kenyataan mengungkapkan seorang istri ternyata tiga kali lebih terbuka dalam mengungkapkan  tuduhan mereka ketika sedang dilanda cemburu pada suaminya, hal ini menunjukan bahwa wanita memang memiliki kecenderungan lebih terbuka dan jujur dalam mengungkapkan apa yang mereka rasakan dibandingkan pria. Sedangkan para suami umumnya mencoba mengatasi perasaan cemburu mereka dengan cara yang khas, seperti mengurung diri dikamar, berdiam diri, bepergian seorang diri, dengan cara-cara tersebut mereka mencoba mengatasi sendiri rasa yang mengganggu tersebut, terkadang memang usaha tersebut dapat meredam rasa sakit akibat cemburu, namun jika terus menerus dipendam, ada dua kemungkinan yang dapat timbul, antara lain meledaknya perasaan-perasaan yang lama tertimbun.

Agar tidak berlarut-larut jika anda dilanda cemburu, maka katakan pada diri sendiri untuk berhenti memikirkannya, lalu bayangkan hal-hal yang menyenangkan selama beberapa saat sampai perasaan yang tidak menyenangkan tersebut hilang. Jika anda termasuk orang yang mudah dilanda cemburu, mungkin saatnya anda berfikir positif, fokuskan perhatian anda pada keinginan dan ambisi terhadap hal-hal yang positif, dan singkirkan pikiran-pikiran negatif dalam benak anda apa lagi jika terpikir keinginan untuk membalas apa yang telah diperbuat oleh pasangan, diharapkan kepercayaan diri yang terbentuk kemudian dapat menuntaskan perasaan negatif yang menghantui diri kita selama ini.

Sedangkan untuk menghadapi orang atau pasangan yang dilanda cemburu, cobalah untuk bersikap lembut, hangat dan ramah, namun jika emosi pasangan sedang tinggi cobalah untuk menahan diri dengan tidak mengatakan apa pun, melihat kekokohan anda melancarkan aksi bisu namun tetap memberikan perhatian yang utuh padanya, lama kelamaan si dia tidak lagi merasa yakin terhadap apa yang ada dalam pikirannya. “jangan-jangan istriku tidak seperti yang aku duga, jangan-jangan aku terlalu mengada-ngada”, begitu yang muncul di benaknya.

setelah emosi mereda, berikan kepercayaan padanya bahwa dia tetaplah yang terbaik bagi  anda, namun bila ia masih menarik diri, cobalah kesempatan lain, biarkan emosinya mereda dengan berlalunya waktu, tapi bila ia tetap tidak menyambut sikap anda, periksalah kalau-kalau ada persoalan lain yang mengganggu dirinya, mungkinkah dia mengalami suatu kekecewaan atau ada tekanan di tempat kerjanya, jika ini terjadi mungkin sudah saatnya kita membicarakan masalah ini secara lebih serius.

Semoga bermanfaat…….