Tersenyumlah,,,!

27 Feb

Tertawa yang wajar laksana “balsem” bagi kegalauan dan “salep” bagi kesedihan. Pengaruhnya sangat kuat sekali untuk membuat jiwa bergembira dan hati berbahagia. Tertawa merupakan puncak kegembiraan, titik tertinggi keceriaan, dan ujung rasa suka cita, namun, yang demikian itu adalah tertawa yang tidak berlebihan karena tertawa yang berlebihan menyebabkan matinya hati.

Senyuman tak akan ada harganya bila tidak terbit dari hati yang tulus. Setiap bunga tersenyum, hutan tersenyum, sungai dan laut juga tersenyum,  dan manusia sesuai watak dasarnya adalah makhluk yang suka tersenyum. Itu bila dalam dirinya tidak bercokol penyakit tamak, jahat dan egoisme yang membuat rona wajah tampak selalu kusut dan cemberut.

Tidak ada yang membuat jiwa dan wajah menjadi demikian muram selain keputusasaan, maka jika kita menginginkan senyuman, tersenyumlah terlebih dahulu dan perangilah keputusasaan. Setiap kali melihat kesulitan, jiwa seseorang yang murah senyum justru akan menikmati kesulitan ini dengan memacu diri untuk mengalahkannya. Berbeda dengan jiwa manusia yang selalu risau, setiap kali menjumpai kesulitan, ia ingin segera meninggalkannya.

Orang berkata, langit selalu berduka dan mendung
Tersenyumlah,,,! cukuplah duka cita dilangit sana
Orang berkata, masa muda telah berlalu dariku
Tersenyumlah,,,! bersedih menyesali masa muda tak kan pernah mengembalikannya
Orang berkata, langitku yang ada di dalam jiwa telah membuatku merana dan berduka, janji-janji telah menghianatiku ketika kalbu telah menguasainya, bagaimana mungkin jiwaku sanggup mengembangkan senyum manisku
Tersenyum dan berdendanglah,,,! jika kau membandingkan semua umurmu kan habis untuk merasakan sakitnya
Orang berkata, perdagangan selalu penuh intrik dan penipuan, ia laksana musafir yang akan mati karena terserang rasa haus
Tersenyumlah,,,! karena engkau akan mendapatkan penangkal dahagamu
Apa kau kira merugi karena menampakan wajah berseri,,,???
Sahabatku,,,,!!! tak membahayakan bibirmu jika engkau mengukir senyumu di sudut bibirmu
Juga tak membahayakan jiwa jika wajahmu tampak indah berseri
Tersenyumlah,,,,!!! selama antara kau dan kematian ada jarak sejengkal,,,, setelah itu engkau tidak akan pernah tersenyum,,,,!!!

12 Responses to “Tersenyumlah,,,!”

  1. Ami February 27, 2011 at 1:06 pm #

    Semoga bisa selalu tersenyum yang tulus agar dunia terasa indah…

    • Srikandi Hati February 27, 2011 at 2:41 pm #

      iya Mba Ami seperti pepatah “senyumu didepan saudaramu adalah sedekah”

  2. kamal February 27, 2011 at 2:01 pm #

    aku berkunjung dengan senyumannnnnnnnn :):)

  3. serlion February 27, 2011 at 2:56 pm #

    numpang senyum…hihihii

    salam kenal…🙂

  4. Astra satria February 27, 2011 at 4:32 pm #

    Kalau saya kok sulit ya, senyum ikhlas untuk foto seperti Anda, bawaannya mau cekikikan melulu, kasih saran donk😛

    • Srikandi Hati February 27, 2011 at 5:00 pm #

      Sesuai amal perbuatan,,,,! Begitu katanya Mas Ali,,,😉

  5. ais ariani March 3, 2011 at 11:02 am #

    alloow mbak.. eh apa ib uyah harusnya manggil nya?
    lagi baca – baca postingan nya,
    eh baca postingan ini langsung pengen senyum🙂

    • Srikandi Hati March 4, 2011 at 11:34 am #

      he he he silahkan tersenyumlah, gratis kok😀

  6. ahsanfile March 4, 2011 at 9:32 am #

    Senyum adalah respon yang paling cocok untuk semua kondisi…

    • Srikandi Hati March 4, 2011 at 11:35 am #

      dan senyum juga adalah jalan pintas untuk menyatakan anda menyukai seseoran…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: