Archive | Humor RSS feed for this section

Ketawa Yuuu,,,,,,!!!!

12 Feb

Kembali saya sisipkan cerita berupa humor yang menjadi salah satu cermin dari warna-warni hidup kita, hidup itu sungguh penuh warna, merah, kuning, hijau, oppss,,,,!!! kok jadi kaya pelangi ya,,,??? he he he,,,, tapi betul lho hidup itu penuh pernak dan pernik, ada lucu, ada gak lucu, ada tragedi, ada komedi,  ada suka, ada duka, ada tawa, dan ada air mata, tinggal kita mau fokus ke mana dengan resiko ditanggung sendiri,,,,,!

Canda kadang menjadi serius, namun hidup tanpa canda jadi kering kerontang, Oke dech,,,,yuk kita simak humor-humor dibawah ini,,,,,, CEKIDOTT,,,,,!!! he he he,,,,,

Pengantin Baru

Ada sepasang pengantin baru Nono dan Nani, suatu kali mereka mengalami gangguan kesehatan, setelah diperiksa dengan teliti, dokter menyimpulkan hal itu disebabkan oleh frekuensi hubungan seks yang terlalu tinggi.

“Sebaiknya untuk sementara kalian batasi dulu kegiatan seks, tiga kali saja seminggu, untuk memudahkan mengingat, saya sarankan untuk melakukan hubungan intim hanya pada hari yang berawalan dengan S, yaitu Senin, Selasa dan Sabtu” saran dokter.

Akan tetapi, pada malam ketiga Nono tidak tahan lagi, ia mencumbui istrinya yang sedang tidur sampai terbangun.

“hari apa ini mas?” tanya Nani.

“Sumat”.

*Jangan jadikan keinginan, hasrat dan nafsu sebagai raja atas kita, menguasai dan mengendalikan kita, sebaliknya, usahakan kendali selalu ada ditangan kita, sehingga kitalah yang menyetirnya kearah yang terbaik menurut kita.*

Mencontoh Ayam

Suatu kali Adun mengajak istrinya Mirnah pergi berlibur ke suatu peternakan ayam dipinggir kota, yang empunya menemani mereka melihat-lihat peternakan. Tiba-tiba seekor ayam jantan berlari mengejar seekor ayam betina, ketika “dapat” langsung saja “diterkam”, anehnya si ayam betina tak memberikan perlawanan, kejadian ini tak luput dari perhatian Adun dan Mirnah.

“Pak, berapa kali si ayam jantan ini “menerkam” si ayam betina sehari?” tanya Mirnah

“ya kira-kira 4 atau 5 kali sehari” jawab si pemilik peternak.

Mirnah terbelalak, lalu memandang Adun, “pak, apa kamu nggak dengar itu?”

Adun tak kaget, lalu  mengajukan pertanyaan kepada si pemilik ternak “pak, sudah berapa ayam betina yang “diterkam” si ayam jantan ini?”

Pemilik ternak menjawab, “kami punya banyak kandang ayam, dalam satu kandang, kami tempati satu ayam jantan, betinanya ada 20 ekor dalam satu kandang”

Adun memandang Mirnah dan berkata, “Bu, apa kamu nggak dengar itu?”

#Hati-hati dengan sikap “menang-manangan” sebab biasanya malah nggak ada yang menang, paling baik bersikap win-win solution, iya kan,,,#

Penyuluhan Kesehatan

Seorang dokter muda berparas cantik dari kota melakukan penyuluhan kesehatan di desa Nanang. Nanang, Agus dan Rudi ikut dalam acara tersebut. Kepada penduduk desa yang sudah berkumpul, dokter itu berkata, “menjaga kesehatan diri sendiri dimulai dari bagaimana menjaga kebersihan pakaian”, lalu dokter itu menoleh kearah bapak-bapak, “saya ingin tahu, seberapa seringkah bapak-bapak mengganti celana dalam?”

Rudi     : (agak malau-malu) “kalo saya sih cukup sehari sekali”

Agus    : “payah! saya 3 kali sehari”

Dokter: “bagaimana pengitungannya?”

Agus    :  “pagi hari setelah mandi, sore hari dan malam hari sebelum tidur”

Nanang: “gitu aja sombong,,,!!! saya 12 kali,,,,!!”

Dokter: “wah… itu bagaimana ngitungnya?”

Nanang: “Januari, Februari, Maret,………”

#Setiap orang punya cara sendiri menafsirkan sesuatu,  jadi, jangan melakukan tindakan sebelum yakin benar bahwa tafsir anda benar.

Humor Suami-Istri

12 Jan

Kali ini saya ingin menyisipkan cerita berupa humor yang menjadi salah satu cermin dari warna-warni hidup kita, humor itu serius lho, dengannya kita tidak hanya terbahak tetapi juga bisa tercenung, tertohok, tersentuh, terangguk-angguk, dengan kata lain, dibalik humor enggak melulu just kidding yang penuh kelucuan, tetapi juga mengandung hikmah, pesan moral dan  mutiara kehidupan. Oke dech,,,,yuk kita simak humor-humor suami istri dibawah ini,,,,,,,

Pengakuan

Onah duduk dengan kepala tertunduk di depan orang tuanya, ia baru saja memberi pengakuan bahwa ia tengah mengandung. Ibunya sangat marah, “siapa si brengsek yang berani melakukan itu padamu….?!”

Onah dengan ketakutan menelepon pacarnya, tak lama kemudian datanglah sebuah mobil sport merk terkenal berhenti didepan rumahnya, seorang pria mengenakan setelan jas mahal turun dari mobilnya, ia menemui orang tua Onah dan berkata “Onah menelepon saya mengenai masalah kehamilannya, saya minta maaf belum bisa menikahinya sekarang, tapi jangan khawatir saya akan bertanggung jawab, saya akan membiayainya seumur hidupnya, juga kalau bayinya sudah lahir, saya akan memberikan rumah, toko, pabrik, dan deposito di bank, tapi kalau Onah mengalami keguguran, apa yang bapak dan ibu berharap saya lakukan?”

semua mendadak terdiam, sang bapak yang dari tadi belum mengeluarkan sepatah kata pun berdiri, ia mendekati sang pria itu, sambil menepuk pelan pundaknya sang bapak berkata “kamu boleh mencobanya sekali lagi,,,,,,,,,,,,,”

  • Harta memang menyilaukan, sampai kerap membuat orang lupa daratan, lupa etika, lupa moral, seolah apapun dapat terbeli dengan uang, terjawab dengan materi. Relasi pernikahan yang semata didasarkan pada materi adalah relasi yang timpang. Pernikahan merupakan gabungan antara cinta kasih, tanggung jawab dan komitmen.

 

Malam Pertama

Setelah cuti seminggu sebagai pengantin baru, Joko dan Jono bertemu disebuah kafe untuk makan malam. Jono menggoda Joko dengan menanyakan pengalaman pertamanya, Joko menunduk lesu dan berkata “mimpi buruk Jon,,,,!” Jono kaget, “lho emangnya kenapa? ada yang gak beres?” Joko mengangguk, “kebiasaan lamaku kebawa-bawa, sebelum nikah aku kan suka ‘jajan’ setelah selesai terus bayar, nah pada malam pertama sama istriku, aku gak sadar setelah selesai aku ngasih uang ke istriku”. Jono terperanjat, “wah,,,,! terus gimana…? istrimu marah besar dong,,,,?” Joko makin sedih, “justru itu,,,istriku nggak marah sama sekali,,,,,!” Jono bingung, “kalau begitu, kenapa kamu bilang itu mimpi buruk dong,,,? kan istrimu nggak marah, lagian namanya juga kebiasaan kan?. Joko menarik nafas, “justru ini yang jadi mimpi buruku, istriku malah ngasih uang kembalian,,,,,!!!!!”.

  • Segala sesuatu kalau sudah  menjadi kebiasaan memang sulit untuk diubah, maka hati-hatilah dengan perilaku buruk, jangan dibiasakan, sebelum jadi kebiasaan, jauhilah…!

 

Obrolan Orang Mati

Adun dan Mamat meninggal dunia, mereka bertemu dialam baka, terjadilah obrolan ini.

“bagaimana kamu mati Dun,,,,?” tanya Mamat.

“aku mati membeku” jawab Adun.

“o ya? mengerikan, bagaimana rasanya mati membeku?”

“sangat tidak nyaman, mula-mula tubuh menggigil kedinginan, gigi gemerutuk hebat, seluruh jari tangan dan kaki terasa kaku dan sakit, tapi tak lama kemudian terasa tenang sekali, semua rasa sakit hilang, tubuh seolah melayang, seperti orang tertidur, kamu sendiri mati karena apa?”

“aku mendapat serangan jantung” kata Mamat

“bagaimana ceritanya?’

“aku sudah lama mendengar istriku selingkuh, suatu hari aku sengaja pulang tanpa diduga-duga, aku langsung kekamar tidur, dan menemukan ia sedang terlentang sendirian telanjang, aku mencium ada yang tidak beres, aku segera lari kedapur, tapi tidak ada orang yang sembunyi disana, aku lari keruang bawah, disana pun tidak ada siapa-siapa, aku lari keloteng, begitu sampai disana aku mendapat serangan jantung dan mati”

“sungguh ironis….!” gumam Adun sambil mengeleng-geleng kepala.

“apa maksudmu,,,?”

“seandainya kamu mencari kedalam lemari es, mungkin kita berdua masih hidup,,,,!!!”

 

  • Selalu ada “seandainya” dalam hidup ini, ada senadainya yang produktif yaitu seandainya dalam kerangka mengantisipasi masa depan, tapi ada juga seandainya kontraproduktif, yaitu seandainya berkenaan dengan masa lalu; senadainya dulu saya begini, seandainya dulu saya begitu, tidak produktif karena itu toh bukan kenyataan, tidak menyisakan apa-apa kecuali penyesalan, jadi buat apa dipikirkan, bukan,,,,?