Archive | puisi RSS feed for this section

Istanaku Deritaku,,,

22 Mar

Istanaku deritaku
Berdiri megah dengan dinding besi
Pengawalku setia berdiri di depan jeruji
Aku bersemayam indah dalam mimpi
Dimana kutemukan anak istri

Istanaku deritaku
Ruangan indah dengan udara lembab
Tempat sang tikus bebas mencari makan dan beranak
Seakan bertanya beradaku disini kenapa sebab
Dalam istanaku aku di paksa pasrah
Menanti sisa waktu penuh debar

Istanaku deritaku
Dalam pembaringan kapuk penuh kutu
Kuterkurung dalam otak beku
hanya mimpi syahdu penawar rinduku
Dimana setiap hari kuhitung sisa umurku
aku berdoa dalam asap roko yang mengepul
Berharap doa dalam asap terkabul

Akhirnya,,,,kutemui diriku disini…
Dalam perhatian-Mu aku lupa diri
Kini aku semakin mengerti
Masa senjaku semakin hampir

Tiada keriangan di dalam hati
Walau senyuman manis di bibir
Hati galau memikirkan nanti
Kesudahan diri yang tidak pasti….

Advertisements

Istana Rumah Cacing

9 Mar

Istana rumah cacing

Tempat semua manusia terbaring

Tak lagi terdengar suara nyaring

Suasana nan amat hening


Siapa yang dapat membantu

Tuk lepas dari belenggu itu

Tiada lagi tempat tuk mengadu

Atas diri yang terbujur kaku

Terkurung dalam liang beku


Ternampak akan dosa-dosa

Jasad menghiba dalam penyesalan

Sambil membayangkan kapankah kiamat datang

Tanpa hisaban memberatkan

 

Atas Nama Hidup

27 Feb

Yang kubenci bukanlah yang kuhindari

Yang kucintai bukanlah yang kuhasratkan

Kutaati semua hasratku, tapi ia memperbudakku

Kalau saja aku puas dengan yang ada

Aku pastiĀ  menjadi orangĀ  yang merdeka

Dalam bentengan angkasa yang aku baca

Banyak ketakutan insan yang tak nyata

Lalu mengapa harus bersedih karena sesuatu yang tiada guna

Biarlah hari-hari melakukan apa yang dia mau

Tak ada gunanya bagiku dunia

Yang ujungnya hanyalah ketakutan semata

Kematian selalu membidikku setiap saat

Kuharus berlatih untuk berani menghadap

Karena aku hanyalah milik tanah

Menjadi santapan cacing dan belatung yang memakannya,,,,,!!!

Salam Buat Sang Fajar,,,,,

9 Feb

Dan pabila matahari tenggelam di ufuk timur

Itu pertanda kutiada

Dan pabila senyum duka terawang diufuk senja

Itu pertanda kutiada

Disudut mataku kau ukir cintamu

Penghangat dan pengantar tidurku

Burung-burung pun bernyanyi

Dan alam pun berseri

Oh indahnya,,,,,,,,,

Lihatlah hari ini

Sebab ia adalah kehidupan , kehidupan dari kehidupan

Dalam sekejap dia telah melahirkan

berbagai hakikat dari wujudmu

Nikamatnya pertumbuhan

Indahnya kemenangan

Karena hari kemarin tak lebih dari sebuah mimpi

Dan esok hari hanyalah bayangan

Namun hari ini ketika kuhidup sempurna

Telah membuat hari kemarin sebagai impian yang indah

Setiap hari esok adalah bayangan yang penuh harapan

Maka lihatlah hari ini

Inilah Salam Buat Sang Fajar,,,,,,