Archive | Wanita RSS feed for this section

Wanita Sholehah

10 Mar

Dia seorangWanita….!

Yang masih belum dimiliki insan yang bernama suami

Dengan izin dan rahmat dari Ilahi

Pintu hatinya mudah terbuka buat pemuda beriman

Mudah tertutup pula untuk pemuda yang buta hatinya

 

Dia seorang Wanita….!

Sungguh cantik terlindung rambutmu

Sungguh ayu tertutup bentuk tubuhmu

Yang terlahir jelas gaya kesopananmu

Mengaburi segala yang tersirat dihati

Hanya diri sendiri yang menghakimi

Mungkin suci ikhlas karena Illahi

 

Dia Seorang Wanita……!

Tutur katanya terungkap mutiara kata nilaian berharga

Kecantikannya lahir dari pribadi mulia

Keturunannya baik-baik belaka dari keturunan Adam & Hawa

Hartanya bukan bertujuan untuk berbangga

Namun, agamanya teras kejayaan berganda

 

Dia Seorang Wanita…..!

Kasihnya kepada Ilahi tidak berbelah bagi

Iman & takwa di hatinya dijaga dipelihara

Andai kau telah sampai ke tahap ini

Dengan akhlak mahmudah terpahat dihati

Syari’at Islam senyawa dalam diri

Maka layaklah dikau mendapat ganjaranNya

Muslimah sholehah kau gelari

Menjadi idaman setiap muslim sholeh

Yang sukar sekali untuk diperoleh….!!!

 

Advertisements

Emak…

4 Mar

Emak…. begitulah aku memanggil neneku….!

Emakku sering menyuruhku mencabut uban-uban miliknya. Di hari-hari yang lalu sambil berbaring disampingku, mak menyuruh aku mencabut uban-ubannya, kuperhatikan uban putihnya semakin banyak, kulihat garis-garis kerutan pada wajah emakku juga kian kentara.

“Mak…” ujarku “rambut putih emak makin banyak, kalau minta dicabutin nanti hilang semua rambut emak….” ucapku nakal.

Emakku berkata “emak sudah tua, bila mak udzur nanti, mak tak mau menyusahkan anak-anak, hantarkan saja emak ke rumah panti jompo, mak tak mau jadi beban siapa pun”

“Apa mak…? Insya Allah, anak-anak mak akan jaga emak, mak jangan fikir yang bukan-bukan ya mak” ujarku sayu.

Wanita inilah…nenek, ratu hatiku. Wanita yang nampak lemah pada luarannya, tetapi gagah dalamannya. Keteguhan hatinya menjadikan dia wanita teristimewa. Baginya, biar dia lapar, tapi tak pernah membiarkan anak-anaknya kelaparan.

Dialah seorang wanita, hadirnya bagaikan haruman mewangi dari kuntuman kasturi, Tidak sekali-kali mulia dipandang hina, setia dibalas cela dan benar dikata dusta. Hayatnya adalah untuk beribadah dan taat kepada Tuhannya. keluhuran budinya bukti keikhlasan hatinya yang sejati. Pengorbanannya adalah bukti kecintaan kepada Allah dan Rosul-Nya.

Kini emakku sudah terbaring lemah tak berdaya, emakku telah berada di usia senja, semangat juang hidupnya tak nampak lagi, sendiri berbaringnya dikamar mengabdikan diri, bermuhasabah dan menginsafi diri, lidahnya dibasahi lafadz zikrullah tak henti-henti, sesekali kulihat peluh di dahi mak mengalir membasahi dahi, mungkin dia sadar sang maut sedang mengintai diri…

Ya allah…!

Rahmatilah emakku dalam pelukan kasih sayangMu, lindungi dari panas neraka yang membara, emakku hanya ingin mati di dalam pelukan agama yang Kau ridhoi…..Amin….

Bunga dan Wanita

15 Feb

Wanita sering diibaratkan sebagai bunga. Bunga lahirnya melambangkan sesuatu yang cantik, indah dan berseri, begitulah wanita…. Hadirnya Hawa mengisi kesunyian Adam, adanya wanita menjadi penyambung dzuriat di maya pada. Wanita sholehah ibarat bunga yang berkembang mekar, harum dan bersinar, menjadi idaman sebagai penyeri suasana. Wanita Tholehah (buruk akhlak) ibarat bunga yang layu, kering dan tidak berseri, tiada siapapun yang sudi, kalaupun cantik, ia hanya ibarat bunga plastik yang tidak harum, kaku dan mudah berdebu.

Wanita dimasyhurkan tapi tidak ditonjolkan, ia tersembunyi biarpun hadirnya menggegarkan, umpama mutiara yang ditampakan buat perhatian umum dengan permata yang tersembunyi, pasti yang tersembunyi itu melebihi yang tertampak,,,, permata dicelahan kaca, permata dibalik timbunan pasir halus,,,, ibarat sekuntum mawar berduri di taman larangan.

Ya Robb,,,,!

Izinkan hambaMu yang kerdil lagi hina… menjadi salah satu kuntuman mawar aspirasi di Taman SyurgaMu… walau kusadar, aku hambaMu yang paling tidak layak menjadi salah satu kuntuman mawar tersebut.

Seiring dengan nikmat usia yang masih diberikan peluang dariMu, sisa-sisa nafas yang diizinkan kuhirup…. izinkan aku menjadi tapak semaian pertama benih-benih generasi yang bakal mewarnai dunia dengan sinar cahayaMu…

Senyumanku adalah rahasia yang tersingkap… tangisanku adalah rasa hati yang tercurah… dan kegelisahanku adalah pemberontakan kasih sayang…. izinkan aku ingin menjadi mawar yang berduri, dari kejauhan sudah tercium harumnya serta kilauan warna yang memancar indah mengundang keagungan ciptaanMu….

Aku ingin menjadi hamba yang wajahnya dihiasi tetesan wudhu, bibir dengan tilawatil qur’an dan zikrullah, aku ingin menjadi sekuntum mawar aspirasi sebagai Srikandi yang mekar dan terus mewangi di tamanMu, meniti di jalanMu… mekar disudut ruangMu…

TanpaMu,,,tanpa cahayaMu,,,tiada arti kehidupan ini,,,, padamkanlah kisah silamku…. seiring usia yang semakin meningkat, kubersujud syukur padaMu, moga ruang hidup yang masih diberikan ini, aku menghargainya mengabdikan diriku hanya untuk Sang Penciptaku….!